Oleh: kanguwes | 11 Mei 2009

Jajang Farid

Jajang Farid
207400316
KPI/IV/B
2009/05/10 pukul 10:47
1.Dalam hati saya selalu berangan dan berkhayal agar kehadiran saya ditempat saya tinggal bisa memberikan manfaat kepada kerabat terdekat. Orang-orang menjadi merasa tertarik, ingin mendekati dan mau bergaul dengan saya. Tapi tantangan yang harus dihadapi saya adalah saya harus mampu serta bisa masuk kedalam kebiasaan yang saya kurang sukai, harus mampu beradaptasi dengan berbagai situasi dan kondisi dan tentunya punya keberanian untuk mencoba.
Pada bulan juli tahun 2005, saya pulang kekampung halaman setelah selama tiga tahun tinggal disebuah yayasan pendidikan. Disana saya belajar materi dan teori ilmu keagamaan dan ilmu pengetahuan umum. Banyak hal yang didapat, terutama penerapan ilmu keagamaan yang dikaji agar diterapkan dalam kehidupan sehar-hari.
Sepulangnya kerumah, saya belum bisa langsung beradaptasi dengan teman-teman, perlu waktu bagi saya agar mampu bergaul dengan baik bersama mereka. Setelah beberapa minggu akhirnya saya mampu bergaul dengan mereka dan mereka sangat respon akan kehadiran saya. Dalam hati selalu berangan dan ingin berkata, “ Ayo melaksanakan shalat, karena shalat merupakan perintah Tuhan yang harus dilaksanakan”. Kenapa hati berangan seperti itu? Karena teman-teman saya jarang sekali yang melaksanakan shalat lima waktu. Kehidupan mereka kelihatan bebas tanpa ada rasa ingin untuk mengindahkan shalat, bahkan ada yang sampai berkata dengan menyepelekan perintah Tuhan.
Hati saya menjerit dan terpanggil untuk melaksanakan dakwah kepada teman-teman yang intinya cuma satu yakni supaya mereka itu melaksanakan shalat lima waktu. Setelah beberapa lama saya berfikir tentang masalah ini, cara apa yang akan saya gunakan dalam melaksanakan dakwah kepada teman-teman saya. Akhirnya saya putuskan akan berdakwah kapada teman-teman itu yaitu dengan dakwah bil hal, yakni dakwah langsung dengan memberikan contoh secara nyata dilapangan. Hal ini dilakukan tentunya dengan beberapa pertimbangan yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi.
Saya terus bergaul dengan mereka dan dalam titik-titik tertentu dalam bergaul, saya mengajak mereka melaksanakan shalat dengan memberikan contoh secara langsung. Sesibuk apapun saya tetap melaksanakan shalat, seasyik apapun bermain dengan mereka ketika saat shalat tiba saya tinggalkan dan langsung melaksanakan shalat. Hal ini terus saya lakukan secara continue, tiap hari saya selalu memberikan contoh kepada mereka dan setelah beberapa lama kemudian akhirnya ada tema saya yang menanyakan tentang shalat dan menyatakan ingin belajar tentang tata cara shalat.
Setelah sekian lama saya berdakwah kepada teman-teman, dengan pertolongan Alloh akhirnya ada juga yang mengikuti dan mau melaksanakan shalat dan sampai sekarang teman saya terus melaksanakan shalat yag lima waktu.
2. pengalaman yang paling berkesan dalam proses dakwah adalah pada saat pertama kali saya berbicara didepan masyarakat yang jumlahnya cukup banyak dan pada waktu itu saya masih duduk di kelas VI sekolah dasar.
Pada sebuah Majlis Ta’lim di kampung Citalaga, tepatnya pada peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, diadakan imtihan atau pelatihan bagi para santri agar tampil di atas mimbar untuk menyampaikan ceramah kepada masyarakat. Saya merupakan salah satunya yang harus menyampaikan pesan dakwah di hadapan masyarakat tersebut.
Pesan dakwah sudah dibuatkan oleh panitia penyelenggara dan dari jauh-jauh hari saya harus sudah menghapalkan teks dakwah tersebut agar dalam pelaksanaannya nanti tidak lupa. Tiap hari saya membaca dan mengahapalkan teks dakwah itu, berlatih dengan teman-teman sambil canda tawa.
Selain menjadi orator, saya juga ditunjuk sebagai pembaca Al-Quran atau qari dan sekaligus yang memimpin dalam membaca shalawat bersama santri-santri perempuan. Konsentrasi pun terbagi-bagi, karena selain harus ceramah saya juga harus menjadi pembaca al-Quran dan memimpin dalam bacaan shalawat. Waktu latihan pun terbagi-bagi dan saya sempat merasa pusing juga namun pada akhirnya asyik juga menjalaninya.
Akhirnya tibalah saat yang ditunggu yaitu penampilan atas segala yang yang telah disiapkan. Saya sudah tidak sabar ingin acara ini cepat dilaksanakan karena hati saya sudah berdetak kencang melihat antusias masyarakat yang memenuhi aula majlis.
Sekitar jam 08.00 acara mulai dibuka oleh seorang pembawa acara dan saya merupakan yang pertama dipanggil untuk membaca Al-Quran. Hanya diselang oleh beberapa sambutan, saya dipanggil lagi untuk memimpin membaca shalawat bersama teman-teman. Setelah situ tibalah saat untuk memulai penyampaian pesan dakwah dari para santri dan saya mendapat giliran yang kesepuluh.
Sambil menunggu panggilan pembawa acara saya mencoba untuk tenang, dan kurang dari setengah jam akhirnya saya dipanggil untuk menyapaikan ceramah. Begitu gugupnya saya waktu itu, ketika melihat tatapan-tatapan masyarakat yang tertuju kepada saya. Saat memulai ceramah saya mencoba untuk tenang namun karena banyak teriakan-teriakan dari teman-teman:”turun,turun,turun..”, membuat saya semakin tidak karuan. Teks pidato yang sudah dihapal berulang-ulang menjadi lupa begitu saja entah kemana dan penyampaian ceramahpun semakin kacau dan tidak beberapa lama kemudian akhirnya saya langsung menutup pembicaraan dengan mengucapkan salam tanpa ada isi ceramah yang tersampaikan sedikitpun.
3. Membuat dakwah persuasip
BAHAYA MIRASANTIKA BAGI REMAJA
Segala puji milik Allah, Tuhan pencipta langit dan bumi serta seisinya. Shalawat dan salam kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga,shahabat, tabi’in sampai kepada kita sekalian.
Hadirin kaum muslimin yang berbahagia
Dalam kesempatan yang indah ini, saya akan menguraikan masalah remaja dan mirasantika.
Adik-adik, ibu-ibu dan bapak sekalian, mirasantika adalah adik kandung ujang narkoba, bapaknya bernama khomar bin arak, ibunya bernama siti ekstasy binti siti morfinah. Yang dimaksud mirasantika disini adalah minuman keras dan narkotika, bukan mirasantika janda kembang dari karawang yang suka goyang.
Di zaman yang sudah maju dan modern ini, masih banyak remaja yang suka kepada mirasantika, masih banyak remaja yang cinta kepada mirasantika, dan masih banyak remaja yang terjerumus kepada mirasantika. Kerjaannya tiap malam hanyalah mabuk dan mabuk, kadang gara-gara mirasantika para remaja merasa sudah bangga karena bergaul dengan miras. Lihatlah di tempat-tempat hiburan, di warung remang-remang, di discotik dan club-club malam, lelaki dan wanita bercampur baur mencekik botol, sambil menari dan bergoyang tak karuan. Cobalah anda perhatikan, remaja kita terjerumus kedalam budaya mabuk-mabukan, menenggak wisky, brandy, martiny, dan vodka atau juga para remaja tren dalam budaya menelan pil BK, nivam, magadom, cimeng, shabu-shabu, heroin dan sebagainya. Tidak sedikit juga remaja kita yang mati di ujung lidahnya hanya ada dua kata yang terucap, “ganja, morpin, ganja, morpin…..” Mereka merintih, memohon, memanggil-manggil ganja dan morpin sampai mati, mati tanpa membawa iman. Naudzu billah…. Padahal kalau iman sudah lepas, manusia hidup bebas, keras, beringas, ganas, lebih ganas dari binatang buas.
Oleh karena itu, Allah menjelaskan dalam Al-Quran surat Al-Maidah ayat 90, bahwa mirasantika adalah haram hukumnya, apapun nama dan jenisnya. Sementara orang yang menjauhinya niscaya akan mendapat kebahagiaan. “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khomar, judi, mengundi nasib, menyembah berhala adalah barang kotor, termasuk diantara perbuatan syaitan, maka jauhilah supaya kamu mendapat kebahagiaan”
Hadirin kaum muslimin yang berbahagia
Dalam tafsir Ibn Katsir diterangkan bahwa yang namanya khomar dalam ayat tersebut adalah sesuatu yang menggoncangkan akal fikiran, sehingga membuat pemakainya tak sadar dan hilang ingatan, makanya para ulama mengharamkannya. Tapi walaupun haram, mirasantika ini tetap disukai oleh lapisan masyarakat, baik di desa ataupun di kota, miskin atau kaya, tua atu muda, pria atau w anita, duda atau janda. Padahal apa sih manfaatnya mirasantika…? Yang ada hanyalah bahaya dan madharatnya, yang sangat merusak mental, fisik atau kantongnya. Khususnya bagi remaja sebagai calon penerus bangsa dan agama. Bagaimana keadaan bangsa 10,20, 30 tahun yang akan datang, tergantung remaja hari ini, “to day is young, tomorrow will be a leader” remaja hari ini pemimipin bangsa di hari esok. Bagaimana bangsa dan agama kita bila remajanya lemah mentalnya, rusak fisiknya, kosong kantongnya, hilang akalnya. Bisa-bisa negara akan mabuk kepayang, hancurlah bangsa ini.
Dalam hal ini, Rasulullah bersabda: “Janganlah kamu minum khomar, karena ia biangnya segala kejahatan”
Untuk membuktikan hadits ini, mari kita perhatikan sebuah cerita. Konon kabarnya, ada seorang pemuda dibawa oleh seorang gadis cantik jelita nan rupawan ke dalam sebuah kamar, dalam kamar itu ada seorang nenek tua, sebotol bir dan sebuah pedang. Singkat kata singkat cerita kemudian pemuda tadi diberi tiga pilihan, pertama berzina dengan gadis cantik, kedua membunuh nenek tua, dan ketiga meminum bir. Pemuda itu berfikir, kalau membunuh dosa besar, kalau berzina dosa besar, tapi kalau minum bir paling cuma mabuk sebentar dan nantinya akan sadar kembali. Akhirnya pemuda tadi memilih mabuk, apa yang terjadi setelah pemuda itu mabuk..? Setelah mabuk pemuda itu lupa diri, ia tidak sadar karena fikirannya sudah dikuasai akan nafsunya. Di saat itulah dia bisa berzina dengan gadis cantik yang kemudian dia membunuh nenek tua. Karena gara-gara mirasantika, pemuda tersebut banyak melakukan kejahatan yang disangkanya adalah dosa yang di anggap enteng madharatnya tetapi dalam buktinya besar sekali akibatnya.
Maka sangat pantas kalau dalam lanjutan ayat Al-Quran surat Al-Maidah ayat 91 Allah swt, menerangkan bahaya mirasantika: “Sesungguhnya syaitan menginginkan terjadinya permusuhan dan kebencian diantaramu lantaran khomar dan judi, dan menghalangi kamu dari dzikir kepada Allah dan mendirikan shalat, maka kenapa kamu berhenti? (dari perbuatan terseut)”.
DR. Muhammad Ali Shabuni dalam kitab Safwatut Tafasir menerangkan bahwa syaitan menginginkan terjadinya permusuhan dan kebencian di antara sesama insan dengan mengkonsumsi khomar.
Selain itu juga hadirin, menurut para pakar kesehatan, seperti Prof.Dr. Dadang Hawari, bahwa mirasantika apapun jenisnya, baik yang berbentuk serbuk, pil atau minuman, mengandung zat kimia yang akan meracuni pernafasan, usus, lambung, liver, jantung dan otak. Sedangkan dari sudut mental, mirasantika akan membuat orang gila akalnya, hilang fikirannya, tak sadar yang diucapkan dan dilakukannya, yang penting play to the sky, melayang-layang ke angkasa.
Belum lagi bahaya di akhirat nanti, Imam AL-Ghazali dalam kitab Mukasyafatul Qutub, menukil hadts nabi: “Tidak akan masuk surga orang yang suka mirasantika”
Hadirin pemuda-pemudi harapan bangsa dan agama
Perkenalan seorang remaja kepada mirasantika, biasanya dimulai dari ajakan teman, demi gengsi, sok modern, pergaulan bebas yang tidak terbatas, atau karena kondisi pribadi yang sedang stress dan frustasi. Ada juga remaja yang ingin disebut citra idola remaja masa kini. Seolah-olah mirasantika adalah lambang kemodernan dan simbol pergaulan yang tidak ketinggalan zaman. Padahal di zaman jahiliyah, zaman yang kuno dan terbelakang, mirasantika sudah ada dengan nama khomar. Berarti remaja yang saat ini suka mirasantika adalah sosok remaja zaman jahiliyah yang sok modern, yang sangat ketinggalan zaman. Karena Islam tidak ketinggalan zaman dan juga tidak mengikuti zaman, tetapi Islam adalah memelihara zaman.
Oleh karena itu saya menghimbau kepada generasi muda, terutama para remaja, jauhilah mirasantika dari kehidupan kalian dan janganlah coba-coba untuk menggunakannya, karena mirasantika merupakan biang dari segala bentuk kejahatan. Mirasantika adalah hal yang dilarang oleh agama karena keberadaannya banyak menimbulkan kemadharatan dari pada banyak kemaslahatan. Kendalikanlah nafsu kita oleh akal dan pemikiran yang positif, jangan biarkan nafsu kita menguasai diri kita.
Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf atas segala kekurangan dan terima kasih atas segala pehatiannya.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.


Tanggapan

  1. ari ngajieun blog teh ulah padu wae!!!! hayang di ecor huntu, hayang di reuyeuk tikorona geura ,hayang di efek enos ?


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.